SEMUT DISEBERANG LAUTAN JELAS KELIHATAN

“Semut yang diseberang lautan jelas kelihatan, Tapi gajah dipelupuk mata tiada kelihatan. Ah! keterlaluan.”
Itulah kata-kata yang disandang bagi orang yang suka melakukan perbuatan membicarakan atau membukakan aib atau keburukan dari orang lain. Kata-kata diatas dikutip dari lyric lagu berjudul “Ghibah” yang ditulis oleh H. Rhoma Irama.

Ghibah adalah suatu perbuatan membicarakan aib atau keburukan orang lain meskipun dalam kenyataannya hal tersebut adalah benar adanya. Akan tetapi ini sangat dilarang dalam agama. Karena secara batiniah jika seseorang yang sedang dibicarakan tentang keburukannya, hati orang tersebut akan merasa tersakiti.

Benar kata-kata diatas orang yang melakukan ghibah atau membicarakan keburukan orang lain banyak tidak sadar bahwa belum tentu dirinya sendiri itu sudah benar atau baik. Gajah yang ada dihadapannya dengan ukurannya yang besar dan telah menempel di depan mata saja tidak kelihatan, akan tetapi semut yang jauh letaknya diseberang lautan kenapa terlihat begitu jelas. Bukankah itu sungguh keterlaluan.

Bayangkan jika anda melakukan ghibah, maka segala pahala-pahala kebaikan anda akan ditransfer pada orang yang sedang anda bicarakan aibnya. Sedangkan dosa-dosa orang yang sedang kita bicarakan aibnya dikirim ke diri kita. Jelas kita akan merasa rugi.

Hati-hatilah saat kita berkumpul dan berbincang dengan kawan atau saudara kita. Pikir dahulu apa yang akan kita kemukakan, jangan sampai kita terlanjur membicarakan tentang keburukan-keburukan orang lain. Karena dimata Tuhan, disaat kita sedang melakukan ghibah, ini sama saja dengan kita sedang memakan bangkai saudara kita yang telah mati. Tentunya ini suatu hal yang sangat menjijikan.

Terlebih lagi jika kita sedang berpuasa, apabila terlepas saja kata-kata yang menggunjingkan tentang orang lain, maka ibadah puasa kita tidak akan membuahkan pahala. Disisi lain kita hanya akan mendapatkan lapar dan haus saja. Jadi janganlah kita berbuat ghibah.

Mari kita saling mengingatkan apabila ada kawan atau saudara kita yang terkadang masih ada yang berbuat ghibah. Ini semata-mata demi kebaikan kita juga saudara kita. Dan mintalah selalu kepada Allah SWT agar kita selalu terjaga dan terhindar dari perbuatan ghibah ini. Wallahu’alam Bishawab.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s